
JAKARTA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Morotai melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, Kamis (11/6/2026), guna memperkuat koordinasi pengembangan sektor pariwisata daerah, khususnya terkait penyelenggaraan event dan pengembangan infrastruktur destinasi wisata.
Rombongan Pemkab Pulau Morotai dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Pulau Morotai, Rio Christian Pawane, didampingi Sekretaris Daerah Muhammad Umar Ali, Plt Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pulau Morotai, serta sejumlah pejabat daerah lainnya.
Dalam pertemuan yang berlangsung di Kantor Kementerian Pariwisata RI tersebut, Wakil Bupati dan Sekretaris Daerah memaparkan berbagai agenda pembangunan pariwisata yang diarahkan untuk memperkuat posisi Pulau Morotai sebagai Destinasi Pariwisata Prioritas Nasional (DPPN), sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025–2045.
Pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk mempercepat pembangunan sektor pariwisata melalui penguatan event daerah, peningkatan kualitas destinasi wisata, pembangunan infrastruktur pendukung, serta peningkatan aksesibilitas dan konektivitas menuju destinasi wisata unggulan.
Salah satu agenda yang menjadi fokus pembahasan adalah kesiapan penyelenggaraan Festival Morotai yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026. Festival tersebut telah masuk dalam daftar Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026, sehingga diharapkan menjadi sarana promosi yang efektif untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Maluku Utara, khususnya Kabupaten Pulau Morotai.
Pertemuan itu turut dihadiri Plt Deputi Event Daerah Kementerian Pariwisata, Reza Fahlevi, Kepala Bidang Promosi dan Kemitraan Eni Komiarti, serta Ketua Tim Kerja Event Daerah Wilayah Indonesia Timur Joko Suharbowo.
Dalam kesempatan tersebut, Reza Fahlevi memberikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai dalam mendorong kemajuan sektor pariwisata daerah.
Selain membahas penyelenggaraan event, rombongan Pemkab Pulau Morotai juga melakukan pertemuan dengan Asisten Deputi Pengembangan Amenitas dan Aksesibilitas Wilayah II (Korwil Maluku, Sulawesi, dan Maluku Utara), Shierly Pierella.
Pertemuan tersebut membahas pengembangan infrastruktur destinasi wisata di kawasan Indonesia Timur. Sekretaris Daerah memaparkan sejumlah usulan pengembangan amenitas dan aksesibilitas melalui Program Hibah Luar Negeri (PHLN) sektor pariwisata yang direncanakan melalui Kementerian Pariwisata pada tahun 2027.
Program tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas infrastruktur serta memperkuat akses menuju destinasi wisata unggulan di Pulau Morotai.
Kementerian Pariwisata menyambut positif berbagai langkah dan inisiatif yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai. Penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah diharapkan mampu mempercepat pengembangan Pulau Morotai sebagai destinasi unggulan nasional di kawasan timur Indonesia.
Melalui kolaborasi tersebut, Pulau Morotai diharapkan semakin mampu menarik wisatawan domestik maupun mancanegara serta memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat setempat.

Tinggalkan Balasan