Morotai – Bupati Pulau Morotai, Rusli Sibua, mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi dalam Survei Indeks Kerukunan Indonesia Tahun 2026 yang dilaksanakan pada 17–22 Juni 2026.
Menurut Bupati Rusli, partisipasi masyarakat dalam survei tersebut sangat penting sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk mengukur sekaligus memperkuat tingkat kerukunan di tengah kehidupan masyarakat yang majemuk.
“Pulau Morotai adalah rumah kita bersama. Di tengah keberagaman suku, agama, dan budaya, kita terus menjaga persaudaraan, persatuan, dan kehidupan yang rukun dalam bingkai kebersamaan,” ujar Rusli.
Ia menegaskan, hasil survei nantinya akan menjadi salah satu dasar bagi pemerintah dalam menyusun dan meningkatkan berbagai program yang mendukung terciptanya kehidupan masyarakat yang damai, harmonis, dan saling menghormati.
Karena itu, Rusli mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengambil bagian dalam survei tersebut, mulai dari Aparatur Sipil Negara (ASN), camat, kepala desa, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, insan pers, hingga masyarakat umum.
“Partisipasi Bapak, Ibu, dan Saudara sekalian akan menjadi kontribusi nyata dalam menjaga dan memperkuat kerukunan di daerah kita,” katanya.
Bupati menjelaskan, masyarakat hanya perlu meluangkan waktu sekitar 10–15 menit untuk mengisi survei secara daring melalui tautan berikut:
[Survei Indeks Kerukunan Indonesia 2026](https://surveiihai.neterra.id/s/surveiihai?utm_source=chatgpt.com)
Ia juga mengimbau masyarakat untuk mengajak keluarga, kerabat, dan lingkungan sekitar agar turut berpartisipasi sehingga hasil survei dapat mencerminkan kondisi kerukunan masyarakat Pulau Morotai secara lebih luas dan akurat.
“Mari bersama menjaga dan merawat kerukunan demi Pulau Morotai yang aman, damai, dan sejahtera,” tutup Rusli.
Survei Indeks Kerukunan Indonesia merupakan instrumen yang digunakan untuk mengukur tingkat harmoni sosial di tengah masyarakat Indonesia yang beragam. Hasil survei ini diharapkan dapat menjadi landasan dalam memperkuat kebijakan dan program pembangunan yang berorientasi pada persatuan, toleransi, serta kehidupan sosial yang harmonis.













