Morotai – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Pulau Morotai mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi dalam Survei Indeks Harmoni Indonesia (IHAI) Tahun 2026 yang masih berlangsung hingga 22 Juni 2026.
Ajakan tersebut disampaikan Kepala Kesbangpol Pulau Morotai, Fahri Aziz, sebagai tindak lanjut atas imbauan Bupati Pulau Morotai, Rusli Sibua, yang mengajak seluruh elemen masyarakat berkontribusi dalam pengukuran tingkat kerukunan di Indonesia.
Berdasarkan data sementara per 20 Juni 2026 pukul 20.42, Kabupaten Pulau Morotai telah mencatat 2.617 responden dan menempati posisi kedua tertinggi di Maluku Utara. Morotai hanya terpaut 28 responden dari Kabupaten Halmahera Utara yang berada di posisi pertama dengan 2.645 responden.
Meski demikian, Fahri menegaskan bahwa tujuan utama survei bukanlah mengejar peringkat, melainkan memastikan suara masyarakat Morotai terwakili secara luas dalam pengukuran tingkat kerukunan nasional.
“Survei masih berlangsung sampai 22 Juni 2026. Kami berharap masyarakat yang belum mengisi survei dapat berpartisipasi. Semakin banyak masyarakat yang terlibat, semakin baik pula gambaran kondisi kerukunan dan harmoni sosial di Kabupaten Pulau Morotai,” kata Fahri.
Menurutnya, partisipasi masyarakat menjadi bagian penting dalam upaya pemerintah menyusun kebijakan yang tepat untuk memperkuat kehidupan sosial yang damai, aman, dan harmonis di tengah keberagaman suku, agama, dan budaya.
Fahri menjelaskan bahwa Kesbangpol memiliki peran strategis sebagai garda terdepan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas sosial dan politik, mencegah potensi konflik, serta memperkuat nilai-nilai persatuan di tengah masyarakat.
Dalam menjalankan tugas tersebut, Kesbangpol terus membangun sinergi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Majelis Ulama Indonesia (MUI), tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta organisasi kemasyarakatan yang selama ini menjadi perekat kehidupan sosial di Morotai.
“Kami terus memperkuat komunikasi dan silaturahmi lintas kelompok masyarakat. Kerukunan harus dirawat bersama karena menjadi modal utama pembangunan daerah,” ujarnya.
Ke depan, lanjut Fahri, pemerintah daerah akan terus mengedepankan pendekatan kolaboratif dan penguatan nilai-nilai kebangsaan untuk menjaga Morotai tetap menjadi daerah yang damai dan majemuk. Selain itu, koordinasi dengan berbagai pihak juga terus dilakukan dalam menjaga ketertiban umum, termasuk pengawasan terhadap peredaran minuman keras serta pengaturan aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kesbangpol mengajak seluruh ASN, camat, kepala desa, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, insan pers, dan seluruh masyarakat Pulau Morotai untuk turut menyukseskan survei tersebut dengan mengajak keluarga dan lingkungan sekitar berpartisipasi.
Masyarakat dapat mengikuti Survei Indeks Harmoni Indonesia Tahun 2026 melalui tautan berikut:
👉 https://surveiihai.neterra.id/s/surveiihai
Pengisian survei hanya membutuhkan waktu sekitar 10 hingga 15 menit.
“Pulau Morotai adalah rumah bersama. Mari kita tunjukkan komitmen menjaga persatuan dan kerukunan dengan berpartisipasi dalam survei ini demi Morotai yang aman, damai, dan sejahtera,” pungkas Fahri.









